Apa Itu Procurement? Mengenal Tugas, Gaji, dan Peluang Karirnya

Apa Itu Procurement? Mengenal Tugas, Gaji, dan Peluang Karirnya

Kegiatan operasional perusahaan tak hanya berfokus pada produksi dan pemasaran, namun juga memikirkan bagaimana caranya mendapatkan pasokan bahan yang lebih murah, memiliki kualitas yang baik dan bisa memuaskan pelanggan. Untuk mengatasi masalah ini maka diperlukan procurement, apa itu procurement?

Sederhannya procurement adalah proses pengadaan barang dan jasa yang dibutuhkan untuk mendukung operasional perusahaan. Dalam praktiknya, posisi ini memiliki peran penting bagi perusahaan. 

Namun belum tentu semua orang tahu apa saja tugas dan prospek kerjanya. Jika kamu tertarik untuk berkarir di bidang ini, simak penjelasannya sebagai berikut.

Apa Itu Procurement?

Sebelum memahami lebih jauh mengenai tugas dan peluang karirnya, kita perlu memahami terlebih dahulu apa itu procurement. Mengutip dari Dealls, procurement adalah proses pengadaan barang atau jasa yang dibutuhkan perusahaan untuk mendukung kegiatan operasional perusahaan. 

Tugas procurement tidak sekadar membeli barang, tetapi mencakup berbagai tahapan mulai dari merencanakan kebutuhan, memilih vendor, melakukan negosiasi harga, melakukan analisis kualitas, hingga memastikan barang tersebut tiba tepat waktu dan sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan. Dengan kata lain, procurement memegang fungsi strategis yang memastikan perusahaan mendapatkan barang dan jasa terbaik dengan harga paling efektif. Dalam perusahaan besar, proses ini biasanya dikelola oleh tim khusus yang disebut procurement department.

Kenapa Procurement Begitu Penting?

Setelah memahami apa itu procurement, kita bisa melihat bahwa perannya sangat vital bagi keberlangsungan perusahaan. Beberapa alasan procurement menjadi bagian strategis dalam bisnis adalah:

  1. Mengurangi biaya operasional, procurement membantu perusahaan mendapatkan harga terbaik dari vendor tanpa mengorbankan kualitas barang.
  2. Menjaga kelancaran operasional, jika pengadaan barang terlambat atau kualitasnya buruk, operasional perusahaan dapat terganggu.
  3. Membangun hubungan jangka panjang dengan supplier, procurement yang baik dapat menciptakan relasi kerja yang saling menguntungkan bagi perusahaan dan vendor.
  4. Meningkatkan efisiensi manajemen risiko sebab Tim procurement bertugas memastikan bahwa setiap keputusan pengadaan telah mempertimbangkan risiko harga, kualitas, dan pasokan.

Tugas dan Tanggung Jawab Procurement

Dengan penjelasan di atas, lantas apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab dari staff procurement? Berikut adalah tugas utama seorang procurement atau procurement officer:

1. Mengidentifikasi Kebutuhan Perusahaan

Procurement harus memahami kebutuhan setiap divisi. Mereka berkomunikasi dengan tim operasional, produksi, finance, dan lainnya untuk menentukan spesifikasi barang yang harus dibeli.

2. Mencari dan Memilih Vendor

Berikutnya, procurement juga memiliki tugas untuk mencari vendor yang kompeten, melakukan perbandingan harga, kualitas, reputasi, dan kecepatan pengiriman. Analisis ini diperlukan agar perusahaan bisa mendapatkan vendor terbaik. Proses ini sering disebut supplier selection.

3. Melakukan Negosiasi

Selanjutnya, sebagai staff procurement kamu juga sangat mungkin akan melakukan negosiasi dengan para vendor. Tujuannya agar perusahaan bisa mendapatkan harga terbaik, syarat pembayaran yang menguntungkan, dan jaminan garansi produk.

4. Memproses Purchase Order (PO)

Setelah vendor dipilih, procurement membuat dokumen pemesanan resmi yang disebut purchase order untuk memastikan kesepakatan tercatat dengan jelas. Hal ini untuk memastikan proses selanjutnya bisa  berjalan dengan baik tanpa halangan.

5. Memantau Pengiriman Barang

Setelah PO diproses, tugas procurement belum berhenti. Procurement juga harus memastikan barang tiba sesuai jadwal, tidak cacat, dan sesuai dengan spesifikasi yang disepakati. Jika ada masalah, mereka akan melakukan koordinasi ulang dengan vendor.

6. Evaluasi 

Setelah proses selesai, procurement melakukan evaluasi terhadap vendor untuk menentukan apakah supplier layak digunakan kembali di masa depan. Terakhir, Procurement harus memastikan seluruh dokumen pengadaan tersimpan dengan baik untuk keperluan audit dan pelaporan ke manajemen.

Skill yang Harus Dimiliki oleh Bagian Procurement

Mempelajari apa itu procurement juga berarti memahami kemampuan apa saja yang harus dimiliki oleh profesi ini. Procurement memiliki banyak tugas strategi, sehingga diharapkan tim procurement juga memiliki skill dan kompeten di bidang tersebut untuk memastikan kelancaran tugas dan tanggung jawabnya. Berikut beberapa skill penting yang harus dimiliki:

1. Negosiasi

Procurement harus mampu mendapatkan harga terbaik tanpa merusak hubungan dengan vendor. Terkadang negosiasi bisa berjalan cukup alot dan sebagai tim procurement kamu harus mampu memenangkan negosiasi untuk mendapatkan hasil yang terbaik.

2. Analisis Data

Procurement tidak hanya bertugas membeli barang namun melakukan analisis dan mengatur strategi. Untuk melakukannya maka perlu kemampuan membaca laporan harga, tren pasar, dan perbandingan supplier.

3. Komunikasi

Nah, skill yang satu ini sangat penting bagi para tim procurement. Dengan tugas yang berhubungan dengan banyak pihak membuat kemampuan komunikasi menjadi sangat penting.

4. Manajemen Waktu

Skill yang tak kalah penting untuk dimiliki tim procurement adalah mampu mengatur waktu dengan efektif. Procurement bekerja dengan tenggat waktu sehingga harus mampu mengatur prioritas dengan tepat agar tidak menyebabkan kendala pada proses produksi.

5. Pengetahuan Teknis

Berikutnya, skill yang perlu dimiliki oleh para procurement staff adalah menguasai pengetahuan teknis sesuai industri. Biasanya untuk industri tertentu seperti manufaktur atau konstruksi, procurement perlu memahami spesifikasi teknis barang yang dibutuhkan.

Berapa Gaji Procurement di Indonesia?

Gaji profesi procurement bervariasi tergantung pengalaman, industri, dan ukuran perusahaan. Mengutip dari Glassdoor, perkiraan gaji yang umum ditemukan di Indonesia:

1. Procurement Staff (Entry Level)

Gaji: Rp5.100.000 – Rp8.000.000 per bulan
Biasanya untuk fresh graduate atau pengalaman kurang dari 2 tahun.

2. Procurement Officer / Specialist

Gaji: Rp5.800.000 – Rp10.200.000 per bulan
Cocok untuk mereka yang sudah memiliki pengalaman 2–5 tahun.

3. Senior Procurement

Gaji: Rp7.300.000 – Rp11.700.000 per bulan
Biasanya menangani negosiasi besar dan memimpin proyek pengadaan dengan pengalaman 5 tahun lebih.

Peluang Karir di Bidang Procurement

Setelah mengetahui apa itu procurement, kini saatnya memahami peluang karir di bidang ini. Profesi procurement memiliki masa depan yang cerah karena hampir semua perusahaan membutuhkan fungsi pengadaan. Bahkan di Jobstreet terdapat lebih dari 3000 lowongan kerja tersedia untuk posisi ini. Berikut beberapa peluang karir jika kamu ingin menjadi tim procurement:

1. Procurement Staff / Officer, Peran dasar untuk memulai karir di dunia pengadaan.

2. Purchasing Specialist, Lebih fokus pada proses pembelian barang operasional secara rutin.

3. Vendor Management Specialist, Bertanggung jawab mengelola hubungan dengan supplier.

4. Procurement Analyst, Menganalisis data harga, tren pasar, dan kinerja vendor untuk rekomendasi pengadaan.

5. Procurement Manager, Mengatur strategi pengadaan, mengelola tim, dan membuat kebijakan pengadaan.

6. Supply Chain Manager, Dengan pengalaman luas, bisa juga naik ke posisi manajemen rantai pasok.

7. Director of Procurement, Posisi tertinggi dalam pengadaan di perusahaan besar.

Dalam dunia bisnis modern, memahami apa itu procurement adalah hal yang sangat penting. Procurement bukan hanya kegiatan membeli barang atau jasa, tetapi mencakup seluruh proses strategis untuk memastikan perusahaan mendapatkan nilai terbaik dari setiap pembelian. Profesi ini menawarkan berbagai peluang karir dengan jenjang yang jelas dan potensi gaji yang kompetitif.

Upgrade Diri Bersama Upskillz

Dengan skill yang tepat dan pemahaman mendalam tentang proses pengadaan, siapapun dapat berkembang sukses di bidang ini. Bagi kamu yang tertarik dengan dunia negosiasi, analisis, dan strategi bisnis, procurement adalah pilihan karir yang menjanjikan.

Untuk kamu yang ingin mengembangkan karir di bidang pengadaan, ikuti kelas Supply Chain Management by Upskillz. Daftar disini!

pelatihan supply chain management

Upskillz 

Build Your Potentials

Tinggalkan Balasan