Apa Itu Kantor Jasa Akuntan (KJA)? Pengertian, Fungsi, dan Perbedaannya dengan KAP

Apa Itu Kantor Jasa Akuntan (KJA) Pengertian, Fungsi, dan Perbedaannya dengan KAP

Pengelolaan keuangan yang akurat merupakan salah satu aspek penting dalam pengambilan keputusan yang bisa berdampak pada keberlangsungan perusahaan. Sayangnya, masih banyak pelaku usaha, terutama UMKM, yang belum memahami pentingnya menggunakan layanan profesional dalam mengelola pembukuan dan laporan keuangan. Salah satu solusi yang dapat dipilih adalah memanfaatkan layanan Kantor Jasa Akuntan.

Namun, sebenarnya apa itu KJA? Apa saja layanan yang diberikan? Apakah sama dengan Kantor Akuntan Publik (KAP)? Pertanyaan-pertanyaan tersebut sering muncul, terutama bagi pemilik bisnis yang baru ingin membangun sistem keuangan yang lebih baik. Untuk memahami selengkapnya, simak penjelasannya di bawah ini. 

Apa Itu Kantor Jasa Akuntan?

Mengutip dari laman IAI, Kantor Jasa Akuntan adalah badan usaha yang didirikan oleh akuntan berpraktik dan sudah mendapatkan izin dari Menteri Keuangan untuk memberikan berbagai layanan di bidang akuntansi kepada publik. Akuntan berpraktik sendiri merupakan akuntan beregister yang telah mendapatkan izin dari Menteri Keuangan untuk memberikan jasa akuntansi kepada publik melalui Kantor Jasa Akuntan. 

Layanan yang diberikan oleh Kantor Jasa Akuntan bisa berupa penyusunan laporan keuangan, pembukuan, konsultasi akuntansi, implementasi sistem akuntansi, hingga pendampingan manajemen keuangan perusahaan, dll.  Kehadiran KJA bertujuan membantu perusahaan menyusun laporan keuangan yang rapi, akurat, dan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku di Indonesia.

Berbeda dengan Kantor Akuntan Publik yang memiliki kewenangan melakukan audit atas laporan keuangan, KJA lebih berfokus pada layanan non-assurance. Artinya, layanan yang diberikan bertujuan membantu perusahaan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan tanpa memberikan opini audit. Hal ini sebagaimana diatur dalam Pasal 18 Ayat 4 PMK No. 216/PMK.01/2017 tentang Akuntan Beregister.

Saat ini, banyak perusahaan menggunakan layanan Kantor Jasa Akuntan karena dinilai lebih efisien dibandingkan harus merekrut tim akuntansi dalam jumlah besar. Selain itu, perusahaan juga memperoleh pendampingan langsung dari tenaga profesional yang memahami praktik akuntansi terkini.

Layanan yang Umumnya Diberikan Kantor Jasa Akuntan

KJA wajib memberikan jasa akuntansi sesuai dengan kompetensi yang dimiliki oleh Akuntan Berpraktik di dalamnya. Secara umum, jasa layanan yang ditawarkan oleh Kantor Jasa Akuntan meliputi:

  • Jasa pembukuan
  • Jasa kompilasi laporan keuangan
  • Jasa manajemen
  • Akuntansi manajemen
  • Konsultasi manajemen
  • Jasa perpajakan
  • Jasa prosedur yang disepakati atas informasi keuangan
  • Jasa pendampingan laporan keuangan
  • Jasa penyusunan laporan tata kelola perusahaan yang baik, dan/ atau 
  • Jasa sistem teknologi informasi. 

Dasar Hukum Kantor Jasa Akuntan

Di Indonesia, Akuntan berpraktik dan KJA diatur oleh pemerintah melalui PMK No. 216/PMK.01/2017 tentang Akuntan Beregister.  Seorang akuntan yang ingin mendirikan KJA harus memenuhi persyaratan tertentu, termasuk memiliki izin sebagai Akuntan Berpraktik dari Menteri Keuangan. Selain itu, untuk menjadi akuntan berpraktik maka akuntan wajib memenuhi beberapa syarat sebagaimana dalam Pasal 6 Ayat 2 beleid tersebut:

  • Memiliki piagam Akuntan Beregister
  • Memiliki sertifikat akuntan profesional yang diterbitkan oleh Asosiasi Profesi Akuntan
  • Berdomisili di wilayah negara Republik Indonesia
  • Tidak berada dalam pengampuan
  • Pengalaman praktik di bidang akuntansi paling sedikit 3 (tiga) tahun yang diperoleh dalam 5 (lima) tahun terakhir berdasarkan verifikasi Asosiasi Profesi Akuntan
  • Tidak pernah dikenai sanksi administratif berupa pencabutan izin Akuntan Berpraktik
  • menjadi anggota Asosiasi Profesi Akuntan
  • Tidak pernah dipidana yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana kejahatan dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih. 

Adanya regulasi tersebut memberikan kepastian hukum sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang diberikan. Dengan demikian, perusahaan dapat memperoleh layanan akuntansi yang profesional, beretika, dan sesuai standar.

Fungsi Jasa Akuntan bagi Perusahaan

Banyak pelaku usaha menganggap akuntan hanya bertugas membuat laporan keuangan. Padahal, fungsi jasa akuntan jauh lebih luas dan memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan bisnis. Berikut beberapa fungsi jasa akuntan yang perlu dipahami.

1. Menyusun Laporan Keuangan yang Akurat

Laporan keuangan merupakan dasar dalam mengevaluasi kondisi perusahaan. Salah satu layanan yang diberikan oleh KJA adalah pembukuan dan penyusunan laporan keuangan. Hal ini memastikan seluruh transaksi dicatat dengan benar sehingga menghasilkan laporan laba rugi, neraca, dan arus kas yang akurat.

2. Membantu Pengambilan Keputusan Bisnis

Salah satu fungsi jasa akuntan yang paling penting adalah menyediakan informasi keuangan yang dapat digunakan manajemen dalam mengambil keputusan. Data keuangan yang valid membantu perusahaan menentukan strategi investasi, efisiensi biaya, hingga ekspansi usaha.

3. Menjaga Kepatuhan terhadap Standar Akuntansi

Setiap perusahaan perlu menyusun laporan keuangan sesuai standar yang berlaku. Akuntan memastikan proses pencatatan dilakukan secara konsisten sehingga meminimalkan risiko kesalahan yang dapat merugikan perusahaan.

4. Mengidentifikasi Risiko Keuangan

Salah satu layanan yang bisa diberikan oleh KJA adalah konsultasi. Dalam hal ini perusahaan sering menghadapi berbagai risiko, seperti piutang macet, arus kas negatif, atau biaya operasional yang membengkak. Melalui konsultasi keuangan dengan KJA, KJA dapat membantu mengidentifikasi risiko tersebut lebih awal sehingga perusahaan dapat mengambil langkah mitigasi.

5. Mendukung Pertumbuhan Bisnis

Pada akhirnya, fungsi jasa akuntan tidak hanya berkaitan dengan pencatatan transaksi, tetapi juga membantu perusahaan berkembang melalui penyediaan informasi keuangan yang akurat, pengendalian biaya, dan evaluasi kinerja bisnis secara berkelanjutan.

Perbedaan Kantor Jasa Akuntan dengan Kantor Akuntan Publik

Meskipun sama-sama bergerak di bidang akuntansi, masih banyak orang yang menganggap KJA dan KAP adalah layanan yang sama. Padahal keduanya memiliki perbedaan mendasar.

AspekKantor Jasa Akuntan (KJA)Kantor Akuntan Publik (KAP)
Fokus layananPembukuan, penyusunan laporan keuangan, konsultasi akuntansiAudit laporan keuangan dan jasa assurance
Hasil layananLaporan keuangan dan konsultasiOpini audit independen
Target penggunaUMKM, perusahaan, organisasiPerusahaan yang membutuhkan audit
Kewenangan auditTidak memiliki kewenangan memberikan opini auditMemiliki kewenangan melakukan audit sesuai peraturan
Tujuan utamaMembantu pengelolaan keuangan perusahaanMemberikan keyakinan atas kewajaran laporan keuangan

Siapa yang Membutuhkan Layanan KJA?

Layanan KJA tidak hanya diperuntukkan bagi perusahaan besar. Berbagai jenis usaha dapat memperoleh manfaat dari layanan ini, antara lain:

  • UMKM yang belum memiliki divisi akuntansi.
  • Startup yang sedang membangun sistem keuangan.
  • Perusahaan yang membutuhkan laporan keuangan untuk pengajuan pinjaman.
  • Bisnis keluarga yang ingin memperbaiki sistem pembukuan.
  • Yayasan dan organisasi nirlaba.
  • Perusahaan yang ingin meningkatkan kualitas pengendalian keuangan.

Mengapa Menggunakan Jasa Akuntan Lebih Menguntungkan?

Mengelola keuangan secara mandiri memang memungkinkan, tetapi seiring berkembangnya bisnis, kompleksitas transaksi juga akan meningkat. Kesalahan pencatatan dapat berdampak pada laporan keuangan, pengambilan keputusan, hingga kepatuhan terhadap regulasi. Menggunakan jasa akuntan memberikan berbagai keuntungan, seperti:

  • Menghemat waktu pengelolaan administrasi.
  • Memperoleh laporan keuangan yang lebih akurat.
  • Meminimalkan kesalahan pencatatan transaksi.
  • Mendukung pengambilan keputusan berbasis data.
  • Meningkatkan kredibilitas perusahaan di mata investor maupun perbankan.
  • Membantu membangun sistem keuangan yang lebih tertata.

Kantor Jasa Akuntan merupakan solusi bagi perusahaan yang ingin memiliki sistem keuangan yang profesional. Terutama bagi UMKM atau perorangan yang belum memiliki keterampilan dalam menyusun laporan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi di Indonesia.

Upgrade Diri Bersama Upskillz

Merasa kurang percaya diri karena skill “pas-pasan”? Sudah waktunya kamu upgrade diri bersama Upskillz.id, upgrade skill karir jadi lebih menyenangkan dan mudah. Ada banyak kelas gratis juga, lho!

Upskillz 

Upgrade Your Skill

FAQ Seputar Kantor Jasa Akuntan

1. Apa yang dimaksud dengan Kantor Jasa Akuntan?

Mengutip dari laman IAI, Kantor Jasa Akuntan adalah badan usaha yang didirikan oleh akuntan berpraktik dan sudah mendapatkan izin dari Menteri Keuangan untuk memberikan berbagai layanan di bidang akuntansi kepada publik. Akuntan berpraktik sendiri merupakan akuntan beregister yang telah mendapatkan izin dari Menteri Keuangan untuk memberikan jasa akuntansi kepada publik melalui Kantor Jasa Akuntan. 

2. Apa perbedaan Kantor Jasa Akuntan (KJA) dengan Kantor Akuntan Publik (KAP)?

Perbedaan utamanya terletak pada jenis layanan yang diberikan. Kantor Jasa Akuntan berfokus pada layanan non-assurance, seperti penyusunan laporan keuangan, pembukuan, dan konsultasi akuntansi. Sementara itu, Kantor Akuntan Publik (KAP) memiliki kewenangan untuk melakukan audit laporan keuangan dan memberikan opini audit secara independen.

3. Apa saja fungsi jasa akuntan bagi perusahaan?

Secara umum, fungsi jasa akuntan adalah membantu perusahaan menyusun laporan keuangan, mengelola pembukuan, memastikan kepatuhan terhadap standar akuntansi, menganalisis kondisi keuangan, hingga memberikan rekomendasi untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis.

4. Siapa saja yang membutuhkan layanan Kantor Jasa Akuntan?

Layanan KJA cocok digunakan oleh berbagai jenis usaha, mulai dari UMKM, startup, perusahaan berkembang, yayasan, hingga perusahaan yang belum memiliki tim akuntansi internal. Selain itu, perusahaan yang membutuhkan laporan keuangan untuk pengajuan pinjaman, investasi, atau kebutuhan manajemen juga dapat memanfaatkan layanan KJA.

5. Apakah UMKM perlu menggunakan jasa akuntan?

Ya. Meskipun skala usahanya masih kecil, UMKM tetap membutuhkan pencatatan keuangan yang rapi. Dengan bantuan jasa akuntan, pemilik usaha dapat mengetahui kondisi keuangan bisnis, mempermudah penyusunan laporan, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat.

6. Apakah Kantor Jasa Akuntan bisa membantu menyusun laporan keuangan?

Tentu. Salah satu layanan utama Kantor Jasa Akuntan adalah membantu menyusun laporan keuangan seperti laporan laba rugi, neraca, laporan arus kas, dan laporan perubahan ekuitas sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku di Indonesia.

7. Apa manfaat menggunakan Kantor Jasa Akuntan dibanding mengelola sendiri?

Menggunakan jasa KJA memberikan banyak keuntungan, seperti menghemat waktu, mengurangi risiko kesalahan pencatatan, memperoleh laporan keuangan yang lebih akurat, meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, serta membantu perusahaan membangun sistem keuangan yang lebih profesional.

8. Bagaimana memilih Kantor Jasa Akuntan yang terpercaya?

Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain legalitas dan izin praktik, pengalaman tim akuntan, cakupan layanan yang ditawarkan, pemahaman terhadap standar akuntansi terbaru, serta rekam jejak dalam menangani kebutuhan perusahaan dari berbagai sektor industri. 

Tinggalkan Balasan